Lampu plafon dan pencahayaan di bawah kabinet perlu bekerja bersama agar permukaan meja tetap terang saat digunakan memasak.

Lampu dapur yang menyala terang belum tentu membuat area kerja terlihat jelas. Video memperlihatkan orang berdiri di depan kompor dengan sumber cahaya berada di belakang tubuhnya. Akibatnya, bayangan justru jatuh ke meja yang sedang digunakan.

Periksa arah cahaya saat dapur digunakan.

Pada ilustrasi awal, cahaya lampu plafon terhalang oleh tubuh pengguna dan membentuk bayangan di atas meja. Penempatan lampu perlu dilihat bersama posisi berdiri saat memasak atau menyiapkan bahan. Coba nilai hasil pencahayaan ketika seseorang berada di depan meja, bukan hanya ketika ruangan kosong.

Dekatkan pencahayaan dengan area kerja.

Video membandingkan posisi lampu yang berjarak 90 cm atau lebih dari meja dengan usulan penempatan sekitar 60 cm dari meja, mengarah ke area kerja. Intinya adalah menempatkan sumber cahaya agar lebih banyak cahaya jatuh ke permukaan yang digunakan. Ukuran pada ilustrasi perlu dibaca bersama denah plafon, bentuk kabinet, dan karakter sebaran lampu yang dipilih.

Tambahkan lampu di bawah kabinet.

Memindahkan titik lampu plafon belum tentu menghilangkan seluruh bayangan. Video kemudian menambahkan under-cabinet light, yaitu lampu di sisi bawah kabinet gantung. Sumber cahaya yang lebih dekat ini membantu menerangi meja secara langsung dan melengkapi cahaya dari plafon.

Uji pencahayaan pada beberapa aktivitas.

Periksa cahaya ketika memotong bahan, membaca takaran, dan menggunakan kompor. Pastikan cahaya menjangkau permukaan kerja tanpa membuat mata silau atau memantul berlebihan pada meja. Rencanakan titik listrik dan jalur kabel sejak awal agar pencahayaan tambahan dapat dipasang dengan rapi.

THE AUTHOR

Hans Galdino / Kediamanku

Design & Build. Berbagi catatan tentang perencanaan ruang, pemilihan material, dan detail interior yang dekat dengan keseharian.

Kembali ke Insight